Harga perak dunia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, memicu kekhawatiran kalangan industri global termasuk Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX. Lonjakan ini bukan hanya soal investasi, tetapi juga ancaman terhadap biaya produksi sektor teknologi dan energi bersih.
Harga perak dunia mencatat kenaikan dramatis pada akhir 2025, menyentuh angka tertinggi dalam sejarah di kisaran USD 78–79 per troy ounce pada Jumat (26 Desember). Lonjakan ini mendorong permintaan investor serta kekhawatiran pelaku industri yang bergantung pada logam ini.
Lonjakan juga terlihat di pasar domestik Indonesia: harga perak batangan mengikuti tren global dan naik signifikan di akhir 2025.
Beberapa faktor utama yang mendorong reli harga perak antara lain:
🔹 Permintaan industri yang kuat — Permintaan perak meningkat dari sektor panel surya, kendaraan listrik, elektronik, dan pusat data.
🔹 Pasokan yang ketat — Produksi global tidak mampu mengejar laju permintaan, dan pasar mencatat defisit pasokan yang berarti.
🔹 Aset safe haven — Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi membuat investor beralih ke logam mulia.
🔹 Ekspektasi kebijakan moneter — Prediksi penurunan suku bunga AS meningkatkan daya tarik aset non-yield seperti perak.
Lonjakan harga perak tidak hanya menarik perhatian investor; sejumlah laporan pasar dan unggahan Musk di platform media sosial menunjukkan bahwa kepala perusahaan teknologi besar mulai memperhatikan dampaknya terhadap produksi. Perak merupakan bahan penting dalam berbagai komponen teknologi tinggi, mulai dari panel surya hingga sistem elektrik kendaraan listrik yang diproduksi Tesla.
Musk menekankan bahwa kenaikan harga perak bisa menambah biaya produksi dan “bukan kabar baik” bagi sejumlah proses manufaktur. Sementara itu, pergerakan pasar dan komentar pelaku industri menunjukkan bahwa logam ini kini menjadi salah satu tantangan baru dalam ekosistem teknologi tinggi global.
Harga perak tidak hanya naik; volatilitasnya juga tinggi. Misalnya, dalam periode tertentu, harga sempat melonjak cepat lalu turun tajam, mencerminkan dinamika pasar yang mirip dengan instrumen finansial berisiko tinggi.
Dampak Global & Lokal
Industri Teknologi & Energi Bersih
Kenaikan harga perak berimbas pada biaya produksi sektor teknologi dan energi terbarukan—dua industri yang sangat bergantung pada logam ini.
Investor & Komoditas
Perak menjadi salah satu komoditas dengan performa terbaik di pasar logam mulia sepanjang 2025, menarik minat investor dan spekulan.
Pasar Indonesia
Harga perak di pasar domestik ikut tren global, dengan harga batangan perak di Indonesia mengalami kenaikan signifikan di akhir tahun.
Kenaikan harga perak ke level tertinggi sepanjang sejarah merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh kombinasi permintaan industri, defisit pasokan, volatilitas pasar, dan sentimen investor safe-haven. Dampaknya meluas dari pasar investasi hingga sektor industri strategis, termasuk teknologi tinggi dan energi bersih — hingga menarik perhatian tokoh seperti Elon Musk. Ke depan, dinamika perak akan tetap menjadi barometer penting dalam ekonomi logam global dan strategi produksi industri besar.