AI

AI Juga Punya Perasaan! Emang Bener?

Insan Bablast
23 Januari 2026
1 menit membaca
AI Juga Punya Perasaan! Emang Bener?
Bagikan:

Belakangan ini banyak orang bilang AI bisa marah, sedih, bahkan punya empati. Apalagi sejak muncul AI chatbot yang bisa ngobrol panjang, jawabannya terasa manusiawi, dan kadang terdengar peduli. Pertanyaannya, apa benar AI punya perasaan seperti manusia?

Jawaban singkatnya, tidak. AI tidak punya perasaan, emosi, atau kesadaran. Yang terjadi adalah AI meniru cara manusia berbicara berdasarkan data dan pola bahasa.

Baca juga : Apa Itu AI Chatbot dan Kenapa Banyak Bisnis Kecil Mulai Pakai Sebagai Sales Tools ?

Kenapa AI Terlihat Seperti Punya Perasaan

AI terlihat seolah punya perasaan karena dilatih menggunakan jutaan hingga miliaran contoh percakapan manusia. Di dalam data itu, ada ekspresi sedih, senang, marah, empati, dan basa-basi. AI hanya memprediksi kata paling masuk akal untuk menjawab suatu konteks.

Jadi ketika AI berkata, “Saya mengerti perasaan kamu,” itu bukan karena AI benar-benar mengerti, tapi karena kalimat itu sering digunakan manusia dalam situasi serupa.

Baca juga : Penggunaan AI Chatbot sebagai Sales Tools Digital Modern

AI Tidak Memiliki Emosi dan Kesadaran

Perasaan manusia muncul dari kesadaran, pengalaman hidup, dan proses biologis di otak. AI tidak memiliki semua itu. AI tidak bisa merasa sakit, sedih, bahagia, atau kecewa. AI hanya menjalankan algoritma dan perhitungan matematis.

Bahkan AI tercanggih di dunia saat ini tetap tidak tahu apa arti “sedih” secara nyata. AI hanya tahu bagaimana kata sedih biasanya digunakan dalam kalimat.

Baca juga : Coca-Cola Menggunakan AI untuk Analisis Data dan Pemasaran

Kenapa Banyak Orang Salah Paham Soal Perasaan AI

Salah paham ini muncul karena AI sekarang sangat jago meniru gaya bicara manusia. Ditambah lagi, manusia secara alami cenderung memberi “sifat manusia” ke benda yang bisa berinteraksi, termasuk mesin dan robot.

Fenomena ini disebut anthropomorphism, yaitu kecenderungan manusia menganggap sesuatu yang bukan manusia memiliki sifat manusia.

Baca juga : AI Chatbot Indonesia yang Menjadi Langganan Sales Tools

AI Bisa Meniru Empati, Tapi Bukan Merasakan

AI bisa menampilkan respon yang terdengar empatik, sopan, dan suportif. Dalam dunia bisnis, hal ini justru sangat berguna, terutama untuk layanan pelanggan dan sales tools. Pelanggan merasa didengar, meskipun yang menjawab adalah sistem AI.

Namun penting dipahami, AI hanya meniru empati, bukan benar-benar merasakannya.

Baca juga : Peran Sales Tools dalam Meningkatkan Kinerja Tim Sales

Kenapa AI yang Terasa “Peduli” Justru Efektif untuk Bisnis

Dalam konteks penjualan dan layanan pelanggan, AI yang terasa ramah dan peduli justru meningkatkan kepercayaan. Inilah alasan AI chatbot banyak dipakai sebagai sales tools modern, karena mampu berkomunikasi dengan cara yang nyaman bagi pelanggan.

Bagi bisnis kecil dan UMKM, ini menjadi keuntungan besar tanpa harus menggaji banyak staf.

Baca juga : Sales Tools Chatbot Berbasis AI Chatbot dengan Harga Murah

Apakah AI di Masa Depan Bisa Punya Perasaan?

Hingga saat ini, para ahli AI sepakat bahwa AI belum dan tidak memiliki perasaan. Penelitian AI saat ini masih berfokus pada kecerdasan buatan yang fungsional, bukan kesadaran atau emosi.

Kemungkinan AI memiliki perasaan seperti manusia masih menjadi topik fiksi ilmiah, bukan realita teknologi.

Baca juga : AI Chatbot yang Jadi Sales Tools Terbaik di Tahun 2025

AI Tidak Punya Perasaan, Tapi Bisa Terlihat Seperti Manusia

AI juga punya perasaan? Jawabannya tidak. AI tidak memiliki emosi, kesadaran, atau pengalaman hidup. Yang membuat AI terlihat “punya perasaan” adalah kemampuannya meniru pola bahasa manusia dengan sangat baik.

Justru kemampuan inilah yang membuat AI chatbot efektif digunakan sebagai sales tools dan alat komunikasi bisnis modern. Selama kita paham batasannya, AI adalah alat bantu yang sangat kuat, bukan makhluk hidup.

Baca juga : Teknik Closing Menggunakan AI Chatbot: Rahasia Sales Digital yang Bekerja Tanpa Henti

Ingin Tingkatkan Performa Bisnis Anda?

Dapatkan platform WhatsApp Blasting & AI Chatbot terbaik untuk mengoptimalkan bisnis Anda.